Kelas intensif tahfidz MTs N 28 Jakarta tahun pelajaran 2020/2021 adalah awal keterlaksananya kelas Intensif tahfizd, yang dipelopori 3 orang siswa/i kelas 9, berhasil mencapai target hafalan yang telah ditentukan tim tahfidz. Kepala MTs N 28 Jakarta, Hj. Siti Husna, M.Pd (Kamad MTs N 28) mengungkapkan bahwa pengembangan kelas tahfidz dan prestasi yang diraih sampai saat ini, tidak lepas dari peran guru tahfizd yaitu Bapak Much. Nur , S.Pd.I dan Ustaz/zah dari Lembaga tahfizd Rumah Qur’an Baiturrahman (RQB) yang sangat gigih, berjuang mendampingi dan mengantarkan anak-anak untuk bisa istiqomah. 

Beliau menjelaskankan, 3 siswa/I kelas 9 sudah 3 juz. Menurut Ustadzah Husna, pengajar intensif tahfidz dari RQB, capaian ketiga siswa/i kelas 9 ini sudah sesuai target dalam Langkah awal pembukaan program tahfizd. Program Intensif tahfizd dilaksanakan selama 10x tatap muka (3x dalam seminggu)

Ia menambahkan bahwa terkait teknik setoran ada dua cara, ada yang menambah hafalan atau ziyadah dan yang mengulang. “Yang pertama, memorinya sangat kuat dan yang kedua guru bisa mengoreksi bacaan murid yang kurang tepat. Menyetor hafalan tidak bisa ditawar dan harus dilafalkan di depan guru,” ucap ustadzah Husna. 

Wakil bidang kurikulum MTs N 28 jakarta, Esthy srigati menambahkan, untuk angkatan pertama, ketiga siswa/I kelas 9 ini sudah sesuai target sebagai awal program tahfizd yaitu 3 juz (juz 28, 29 dan 30). 

“Ke depannya diharapkan kelas 7 dengan target 5 juz, kelas 8 dengan target 4 Juz,dan kelas 9 denga target 3 juz,” ucap Esthy ketika diminta keterangannya. [fcp]